<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KUHAP | Pintu Keadilan</title>
	<atom:link href="https://pintukeadilan.com/tag/kuhap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pintukeadilan.com/tag/kuhap/</link>
	<description>Konsultasi Hukum, Pendampingan Advokat, dan Informasi Hukum</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2026 15:29:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://pintukeadilan.com/wp-content/uploads/2026/10/pintu-keadilan-ikon-512x512-1.png</url>
	<title>KUHAP | Pintu Keadilan</title>
	<link>https://pintukeadilan.com/tag/kuhap/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KUHAP Baru: Mengapa Hukum Acara Pidana Penting bagi Warga?</title>
		<link>https://pintukeadilan.com/kuhap-baru-uu-20-tahun-2025-hukum-acara-pidana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Prudence Cinthya Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 09:54:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Acara Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[KUHAP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pintukeadilan.com/kuhap-baru-uu-20-tahun-2025-hukum-acara-pidana/</guid>

					<description><![CDATA[<p>UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026. Pahami fungsi hukum acara dan pentingnya memeriksa naskah resmi.</p>
<p>The post <a href="https://pintukeadilan.com/kuhap-baru-uu-20-tahun-2025-hukum-acara-pidana/">KUHAP Baru: Mengapa Hukum Acara Pidana Penting bagi Warga?</a> appeared first on <a href="https://pintukeadilan.com">Pintu Keadilan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hukum pidana tidak hanya membahas perbuatan yang dilarang dan ancaman pidananya. Ada pula aturan mengenai bagaimana negara menangani dugaan tindak pidana, mulai dari proses awal hingga pemeriksaan di pengadilan. Aturan tersebut dikenal sebagai hukum acara pidana.</p>
<p>Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana diundangkan pada 17 Desember 2025 dan mulai berlaku pada 2 Januari 2026. Undang-undang ini mencabut UU Nomor 8 Tahun 1981. Untuk perkara yang sedang berjalan atau peristiwa sebelum perubahan, ketentuan peralihan dan aturan yang relevan perlu diperiksa secara khusus.</p>
<h2>Apa fungsi KUHAP?</h2>
<p>Secara umum, hukum acara pidana mengatur kewenangan dan tata cara aparat dalam menangani perkara serta mekanisme perlindungan hak pihak-pihak yang terlibat. Proses pidana tidak boleh dipahami hanya dari hasil akhirnya; prosedur, dasar kewenangan, pencatatan tindakan, dan kesempatan menggunakan hak hukum juga penting.</p>
<h2>Mengapa masyarakat perlu memperhatikan prosedur?</h2>
<p>Ketika seseorang dipanggil, dimintai keterangan, atau berhadapan dengan proses pidana, penting untuk memahami statusnya dalam proses tersebut dan meminta penjelasan yang diperlukan. Jangan mengabaikan surat panggilan, jangan menghapus atau mengubah bukti, dan simpan dokumen terkait secara tertib. Jika tidak memahami konsekuensi suatu tindakan, pertimbangkan meminta pendampingan hukum.</p>
<h2>Jangan hanya mengandalkan ringkasan media sosial</h2>
<p>Informasi mengenai perubahan KUHAP sering disampaikan dalam bentuk ringkas. Ringkasan dapat membantu mengenali isu, tetapi tidak menggantikan naskah undang-undang. Periksa istilah, pasal, tanggal berlaku, ketentuan peralihan, serta aturan pelaksana apabila ada.</p>
<h2>Bedakan hukum materiil dan hukum acara</h2>
<p>KUHP menjelaskan perbuatan yang dapat dipidana dan ketentuan umum pertanggungjawaban pidana. KUHAP mengatur prosedur penanganan perkara. Keduanya saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi berbeda. Membaca salah satunya tanpa memahami yang lain dapat menghasilkan kesimpulan yang tidak lengkap.</p>
<p>Pembaca juga dapat membaca artikel <a href="https://pintukeadilan.com/asas-praduga-tak-bersalah-dalam-proses-pidana/">asas praduga tak bersalah</a> untuk memahami mengapa dugaan tidak sama dengan putusan bersalah.</p>
<h2>Referensi resmi</h2>
<p><a href="https://peraturan.bpk.go.id/Details/337302/uu-no-20-">Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP – Database Peraturan BPK</a>.</p>
<p>Artikel ini bersifat edukasi umum. Untuk perkara yang sedang ditangani, periksa naskah resmi dan ketentuan peralihan sesuai keadaan konkret.</p>
<p>The post <a href="https://pintukeadilan.com/kuhap-baru-uu-20-tahun-2025-hukum-acara-pidana/">KUHAP Baru: Mengapa Hukum Acara Pidana Penting bagi Warga?</a> appeared first on <a href="https://pintukeadilan.com">Pintu Keadilan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
